-
Peristiwa Tragis Bersejarah di Karbala
No CommentsTanggal 10 Muharram kemarin kaum Syiah memperingati hari Asyura. Hari yang menurut mereka lebih penting dan mulia dari hari lain. Karena pada hari itu Husein bin Ali Cucu Rasulullah SAW terbunuh di Karbala. Sungguh peristiwa yang tragis dan menyayat hati kita sebagai pengikut Rasulullah SAW.
Disini saya tidak akan membahas apalagi iktu memperingati hari Asyura seperti kaum Syiah. Karena hukum memperingatinya tidak boleh. Disini saya hanya ingin berbagi pengetahun tentang Kota Karbala. Kota yang dianggap kaum Syiah lebih suci dari Ka’bah. Na’udzubillah min dzalik.Di mana Karbala itu ?
Karbala adalah sebuah kota yang terletak sekitar 100 kilometer di sebelah barat kota Baghdad, Irak. Penduduknya kurang lebih 600 jiwa dan mayoritas penduduknya beragama Islam.
Di pusat kota terdapat Masyhad Al Husain, makam Husain bin Ali. Muslim Syiah sering mengunjungi tempat ini untuk menziarahinya dan mengenang pertempuran Asyura. Dalam laman Wikimwdia disebutkan, Karbala berasal dari akar etnis Assyria, Babilonia, atau Persia. Kota ini dulunya milik umat Kristiani yang diambil alih oleh Islam.Namun menurut John L Esposito dalam Ensiklopedi Oxford : dunia Islam Modern, kemungkinan nama Karbala dulunya berasal dari bahasa Aramaik, Karbela. Dalam literatur keagamaan Syiah, kata Karbala berasal dari dua suku kata , yakni Karb (duka cita) dan bala’ (bencana), lalu digabungkan menjadi Karb wa bala yang berarti duka cita dan bencana.
Karbala Mulai Terkenal
Kemasyhran Karbala di antara kaum Syiah dikarenakan pertempuran karbala pada 10 Oktober 680. Bagi kaum Syiah, Karbala menduduki posisi penting dalam kesalehan orang syiah sejak tahun 63 H/682 M, ketika keluarga Husein memutuskan berziarah ke Masyhad sebelum menuju Madinah.Pada tahun 685 M, sewaktu Sulaiman bin Syurad-pemimpin terkemuka Syiah di Kufah- dan pengikutnya mengunjungi Masyhad Al Husain, mulai saat itulah Karbala semakin ramai. Praktek kunjungan ini menjadi legitimasi atas peringatan Asyura. Mereka menyandarkannya pada tradisi atau keterangan Imam Muhammad Al Baqir dan Ja’far As-Shidiq. Karena itulah Syiah bersedia menempuh jarak jauh untuk ke Karbala.
Larangan Ziarah ke Karbala
Ketika praktik ziarah ke Masyhad Al Husain ini berlangsung berabad-abad dan khawatir menjadi praktik merusak akidah umat Islam, pada tahun 850-851 M, Khalifah Al Mutawakkil dari dinasti Abbasiyah menghancurkan makam dan melarang kunjungan ke Karbala dengan ancaman hukuman berat. Sebab dinasti Abbasiyah yang sunni resah dengan kekeramatan yang semakin meningkat dengan keberadaan makam tersebut.Penghancuran Makam di Karbala
Makam di Karbala pada tahun 850 M dihancurkan. Namun dibangun kembali pada 979 M. Selanjutnya pada 1086 M, makam tersebut dibakar sebelum dibangun kembali beberapa waktu kemudian. Penghancuran besar-besaran terjadi pada 1216 H/1801 M. Sejumlah makam yang dianggap keramat yang ada di karbala dan Najaf diserang dan dihancurkan oleh Wahabi.Setelah penyerangan tersebut, syekh asal Karbala mendirikan sebuah negara republik yang berakhir akibat kekuasaan kesultanan Usmaniyah pada 1843 M. Peristiwa ini menyebabkan banyak pelajar dan cendikiawan pindah ke Najaf, yang dijadikan sebagai pusat keagamaan Syiah.
Karbala Masa Rezim Saddam Hussen.
Hubungan Karbala dengan tradisi agama kaum Syiah menimbulkan kecurigaan di pihak pemerintahan Irak kaum sunni. Selama pemerintahan Saddam Hussein, perayaan keagamaan Syiah dilarang dan banyak kaum syiah non-Irak yang tidak diizinkan mengunjungi Karbala.Pada 1991 M, Karbala rusak parah dan banyak orang yang tewas ketika sebuah pemberontakan kaum syiah ditumpas rezim Saddam. Ziarah pada 2004 adalah yang terbesar dalam beberapa dasawarsa terakhir, dengan diikuti lebih dari satu juta orang.
Namun serangan bom pada 21 Maret 2004 dikenal dengan pembunuhan Massal Asyura menodai ziarah itu, walaupun pengamanan ketat dilakukan.Random Posts
Published on December 17, 2010 · Filed under: Muharram; Tagged as: apa itu karbala, dimana karbala, kapan peristiwa berdarah di karbala, karbala berdarah, karbala dimata syiah, karbala menurut syiah, korban peristiwa karbala, korban syiah di karbala, peristiwa berdarah di karbala, peristiwa di karbala, peristiwa di karbala masa saddam hussen, peristiwa karbala masa dinasti abbasiyah, peristiwa karbala masa dinasti usmaniyah, tragedi berdarah 10 muharram, tragedi berdarah di asyura, tragedi berdarah di karbala, tragedi berdarah karbala, tragedi berdarah masa rezim saddam hussen

















Recent Comments