-
Hikmah Peringatan Hari AIDS se Dunia 1 Desember.
No CommentsApa sih hikmah diperingati hari AIDS se dunia? Emangnya ada?
Itulah beberapa pertanyaan yang terlontar dari beberapa orang. Menurut dia, peringatan ini justru tidak membuat jera orang tapi malah sebaliknya. Sebab setiap peringatan AIDS ini di gelar, selalu dibarengi dengan sosialisasi dan anjuran untuk menggunakan kondom. Padahal penggunaan kondom tidak menjamin orang dapat terhindar dari AIDS. Hanya satu cara menghindarinya, yaitu tidak berhubungan sex selain dengan pasangan yang sah.Tanggal 1 Desember adalah peringatan hari AIDS se dunia. Disetiap Negara rutin memperingatinya. Berbagai macam kegiatan diadakan. Tiada tujuan kecuali anjuran agar waspada dari bahaya penyakit yang sampai sekarang belum ada obatnya.
Lalu apa sih hikmah peringatan AIDS ini?
Saya bukanlah seorang dokter. Bukan psikolog. Tapi saya akan mencoba memberikan sedikit masukan dan solusi yang menurutku patut dijadikan renungan bersama. Renungan agar keluarga kita terhindar dari AIDS.1. Larangan Allah swt pasti untuk kebaikan manusia.
Penyebaran AIDS dimulai dari adanya hubungan sex bebas. Sering gonta-ganti pasangan adalah penyebab utama. Padahal Allah swt sudah jelas-jelas melarang mendekati zina apalagi berzina. Allah berfirman,” dan janganlah kamu dekati zina. Sesungguhnya zina itu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk (QS. Al Isra’ : 32)2. Bahwa Allah Maha Kuasa.
3. Ilmu manusia itu sangat sedikit.
Allahlah yang menurunkan penyakit dan Dial ah yang menurunkan obatnya. Dengan adanya penyakit AIDS menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih mengetahui dan lebih Kuasa kecuali Allah. Sebelum Allah swt berkehendak memberikan ilmunya kepada manusia, maka obat AIDS tidak akan pernah ditemukan. Buktinya sudah berapa banyak para docter, peneliti,bahkan professor sekalipun sampai saat ini belum berhasil menemukan obat AIDS. Inilah saatnya kita tunjukkan, bahwa ajaran islam yang melarang perbuatan zina benar-benar ada hikmahnya.4. Pentingnya berakhlaq mulia
Jika akhlaq mulia sudah menyatu dalam jiwa setiap orang, mulai dari orang tua, suami, istri, anak, dan masyarakat, maka tidak mungkin mereka bergaul bebas. Pergaulan bebas yang sedang menyerang masyarakat disebabkan kurangnya mereka memiliki akhlaq mulia. Jika akhlaq mulia sudah hilang, maka perbuatan dosapun akan mudah dilanggar.Akibatnya, tidak hanya kaum muda aja yang “doyan” berzina, yang sudah punya punya suami istripun tak mau kalah dengan kaum muda. mereka tanpa rasa malu ternyata gemar berselingkuh. Mulai dari pejabat sampai rakyat biasa. Kalau orang tua saja tidak bisa menghindari perzinahan, bagaimana mereka mampu mendidik anak-anaknya ? kalau pejabat –yang katanya jadi panutan- saja doyan makan ‘rumput’ tetangga, bagaimana rakyatnya? Memang rumput tetangga itu lebih hijau. Na’udzubillahi min dzalik.
5. Perlunya pendidikan sex di sekolah
Membicarakan masalah sex adalah hal masih tabu di Indonesia. Padahal ketidak jelasan tentang sex justru akan membuat anak didik penasaran. Mau bertanya kepada orang tua atau guru, mereka malu. Takut dikatakan anak yang kurang ajar. Akhirnya mereka mencari informasi dari media terutama internet. Nah, ketika anak mendapatkan informasi tentang sex di internet tanpa pendampingan, apalagi di sodori dengan gambar bahkan video porno, kemudian mereka bertemu dengan lawan jenis yang punya persepsi yang sama tentang sex, maka bisa kita bayangkan apa yang akan mereka lakukan.Inilah mungkin yang sedang melanda anak didik kita. Mereka tanpa merasa bersalah dan malu sudah melakukan hubungan sex di luar nikah.
Hasil survey Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan, separoh remaja di kota-kota besar sudah pernah melakukan hubungan sex di luar nikah. Yang lebih miris lagi mayoritas usia mereka antara 13 sampai 18 tahun. “ini ancaman yang diam-diam bisa menghancurkan masa depan bangsa, jadi harus segera ditemukan solusinya,” ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarif dalam peringatan Hari AIDS se-dunia di lapangan parker IRTI Monas,Minggu (28/11) kemarin.
6. Sex bebas = HIV/AIDS.
Dengan adanya peringatan hari AIDS se-dunia kali ini, diharapkan masyarakat lebih sadar dan sabar tentang dampak dari sex bebas. Selain termasuk dosa besar, sex bebas adalah salah satu penyebab utama penularan HIV/AIDS.Mengutip data dari kemenkes pada pertengahan 2010, kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 21.770 kasus AIDS positif dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun (48,1 persen) dan 30-39 tahun (30,9 persen). Kasus penularan HIV/AIDS terbanyak ada di kalangan heteroseksual (49,3 persen) dan IDU atau jarum suntik (40,4 persen). (radar Cirebon, 29 Nov 2010).
Jadi, tidak ada cara dan solusi lain dalam menghindari HIV/AIDS kecuali menghindari penyebabnya. Tidak ada penyebab utama penyebaran virus ini kecuali ZINA.
No Zina No AIDS. Wallahu a’lam.Ibnul Qoyyim mengatakan bahwa zina adalah salah satu penyebab kematian massal. tak kala perzinahan merebak di kalangan pengikut ummat Nabi Musa as, Allah menurunkan penyait tho’un sehingga setiap hari 71.000 orang meninggal ( lihat At Thuruq Al Hukmiyah fi As siyasah Asy Syar’iyyah. hal :281). apa yang dikatkan Ibnu Qoyyim mungkin sekaranglah yang sedang melanda dunia dengan merebaknya penyakit HIV/AIDS.
Inilah yang dapat saya bagi-bagi kepada anda tentang hikmah peringatan hari AIDS se-dunia kali ini.
Gak tahu apa tulisan ini nyambung atau nggak. Yang jelas bagi pembaca yang ingin menambah atau membenarkan tulisan saya, silahkan mengomentarinya. Atas komentarnya saya ucapkan terimakasih.Random Posts
Published on December 4, 2010 · Filed under: Hikmah Peringatan; Tagged as: acara peringatan hari aids se dunia, aids di kalangan pemuda, aids di kalangan remaja, aids dikalangan anak sekolah, aids dikalangan masyarakat, aids dikalangan pejabat, aids mematikan, akibat dari aids, akibat sex bebas, bahaya AIDS, bahaya HIV, cara memperingati hari aids se dunia, daftar yang terkena aids, dampak negative memperingati hari aids se dunia, dampak positif memperingati hari aids se dunia, Hikmah peringatan hari aids se dunia, jumlah penderita aids, jumlah penderita HIV, kegiatan peringatan hari aids se dunia, manfaat memperingati hari aids se dunia, memperingati hari aids se dunia, mengapa perlu memperingati hari aids se dunia, obat aids, pelajaran peringatan hari AIDS se dunia, peringatan hari aids di kampung, peringatan hari aids di kampus, peringatan hari aids di kota besar, peringatan hari aids di pondok, perlunya peringatan hari aids di sekolah, renungan peringatan hari AIDS se dunia, solusi memberantas AIDS, solusi penanggulangan AIDS

















Recent Comments