-
Renungan, Hikmah Gempa Bumi dan Stunami Mentawai
No Comments
Wahai saudaraku !
Mari kita renungkan di sela-sela kesibukan kerja kita, apa sih sebenarnya yang terjadi dengan bangsa Indonesia. Hikmah apakah yang tersembunyi di balik semua musibah ini. Baik bencana meletusnya gunung merapi, gempa dan tsunami Mentawai, dan bencana-bencana yang lain. Apa hikmah meletusnya gunung merapi? Apa hikmah gempa bumi dan tsunami Mentawai.Saudaraku !
Meletusnya gunung merapi di Jogja dan gempa bumi yang diiringi tsunami di Mentawai sudah menjadi takdir Allah. Suka atau pun tidak harus kita terima dengan ikhlas. Karena pasti di balik ini semua ada rencana Allah yang tidak kita ketahui. Pasti demi kebaikan manusia dan alam semesta. Meskipun ada yang harus menjadi korban. Sebab Allah Maha Adil dan Maha Penyayang tidak mungkin berbuat aniaya kepada hamba-Nya. Ingat ! bukan Allah yang berbuat aniaya, tapi manusialah yang berbuat aniaya kepada diri mereka sendiri.
Saudaraku seiman !
Ibnu Qayyim berkata:
“Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusanNya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan ini pun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini.”Lalu apa hikmah terjadinya gempa bumi, tsunami, meletusnya gunung merapi dan musibah yang terjadi di Indonesia?
Hikmah-hikmah musibah dan bencana
1. Sabar sebagai konsekuensi menghadapi kesulitan dan kesusahan. Allah berfirman:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira pada orang-orang yang sabar,(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun (Sesungguhnya semua berasal dr Allah dan akan kembali kpd_NYa). Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS.Al-Baqarah:155-157)2. Menghapuskan dosa dan kesalahan. Allah berfirman:
“Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri,dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS.Asy-Syura:30)
Dari Sahabat Abu Hurairah dan Abu Sa’id radiallahuanhu : Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah gulanaan hingga duri yang menusuknya melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya. (HR. Bukhari)3. Dicatat sebagai kebaikan dan derajat ditinggikan.
“Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu,melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya” (HR.Muslim)4. Jalan menuju syurga. Dari Abu Hurairah,Rasulullah SAW bersabda:
“Syurga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai dan Neraka itu dikelilingi dengan berbagai macam syahwat.” (HR. Bukhari – Muslim)
Allah berfirman dalam sebuah hadist qudsi:
“Tidaklah ada suatu balasan (yang lebih pantas di sisiKu bagi hambaKu yang beriman, jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya dari penduduk dunia kemudian dia bersabar atas kehilangan orang kesayanagnnya itu, melainkan Surga.” (HR. Bukhari)
5. Membawa keselamatan dari api neraka
“Janganlah kamu mencacimaki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi” (HR. Muslim)6. Mengembalikan hamba kepada Rabb-nya dan mengingat kelalaiannya. Allah berfirman:
“Dan sesungguhnya KAmi telah mengutus Rasul-Rasul kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami timpa mereka dengan kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk dan merendahkan diri.” (QS.Al-An’am : 42)7. Mengingat nikmat Allah yang lalu dan yang ada. Seorang penyair berkata: Seseorang tidak mengenali tanda-tanda sehat selagi dia belum tertimpa sakit.
8. Mengingat keadaan saudara-saudaramu yang ditimpa musibah. Maka diantara hikmah Allah, Dia menimpakan cobaan berupa penyakit dan penderitaan kepada orang mukmin pada waktu-waktu tertentu, agar dia mengingat saudara-saudaranya yang ditimpa kesulitan, sehingga tergugah untuk membantunya.9. Mensucikan hati. Ibnu Qayyim radiallahuanhu berkata:
“Hati dan ruh bisa mengambil manfaat dari penderitaan dan penyakit yang merupakan urusan yang tidak bisa dirasakan kecuali jika di dalamnya ada kehidupan. Kebersihan hati dan ruh tergantung kepada penderitaan badan dan kesulitannya.” (Tuhfatul Mariidh hal 25)10. Cobaan dan ujian merupakan nikmat. Karena hikmah dari berbagai cobaan,orang – orang shalih justru gembira sekiranya mendapat cobaan spt telah mendapat kesenangan. RAsullullah SAW menyebutkan bahwa para Nabi telah ditimpa cobaan berupa penyakit, kemiskinan dan yang lainnya kemudian beliau bersabda:
“…Dan sesungguhnya salah seorang diantara mereka benar-benar merasa gembira karena mendapat cobaan, sebagaimana salah seorang merasa gembira karena telah mendapatkan kelapangan.” (HR. Ibnu Majah)Semoga kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari segala musibah yang melanda Indonesia. Sehingga kita segera sadar dan taubat dari dosa-dosa yang dengan sadar atau tidak sering kita lakukan.
Astaghfirullahal ‘adzim…3 X
________________________________________
Dikutip dari : Do’a & Hiburan (Bagi orang sakit dan terkena musibah) Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah yang Shahih oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas.Random Posts
Published on November 8, 2010 · Filed under: Renungan; Tagged as: apa hikmah adanya musibah, apa hikmah terjadinya musibah, apa yang harus dilkukan jika terjadi bencana, apa yang harus dilkukan jika terjadi gempa bumi, apa yang harus dilkukan jika terjadi meletus gunung merapi, apa yang harus dilkukan jika terjadi musibah, bantuan untuk mentawai, dalil hikmah bencana, dalil tentang hikmah musibah, hikmah bencana, hikmah dibalik gempa bumi dan tsunami mentawai, hikmah gempa bumi, hikmah meletus gunung merapi, hikmah musibah, hikmah tsunami mentawai, korban mentawai, mengapa Allah menegur dengan sebuah bencana, mengapa Allah menegur dengan sebuah gempa bumi, mengapa Allah menegur dengan sebuah gunung merapi, mengapa Allah menegur dengan sebuah musibah, mengapa Allah menegur dengan sebuah tsunami, mengapa terjadi musibah, mentawai daerah rawan bencana, mentawai dalam musibah, mentawai gawat darurat, mentawai rawan bencana, mentawai rawan musibah, pelajaran dan hikmah gempa bumi, pelajaran dan hikmah gunung merapi, pelajaran dan hikmah tsunami, pengungsi mentawai, renungan bencana, renungan gempa bumi mentawai, renungan gunung merapi, renungan musibah, renungan tsunami mentawai, sikap orang islam jika terjadi gempa bumi, teguran Allah melalui bencana, teguran Allah melalui gempa bumi, teguran Allah melalui gempa bumi tsunami, teguran Allah melalui musibah, teguran Allah melalui tsunami

















Recent Comments