MERAJUT IMPIAN

Motivasi, Tips dan Trik Sukses Dunia Akhirat

Archives

Categories

  • ‘Soto Ibu Hamil’ Berani Rugi

    Muhammad Fakhruddin

    Cara Unik Pebisnis Memikat Pelanggan (Bagian 2)

    “Gratis bagi Ibu hamil”. Begitu kalimat yang tertera di pojok kiri atas sebuah spanduk berwarna kuning dengan logo kubah menara bertuliskan ‘Soto Kudus Kauman’. Kalimat itu tak sekadar jargon, apalagi omong kosong. Tapi memang kalimat sakti yang keluar dari dalam hati Farikin (33 tahun), pemilik Soto Kudus Kauman.

    Mengaku masih awam dalam berbisnis, tapi Sikin –demikian dia biasa disapa– punya prinsip belajar bisnis dari hati. Ide dan inspirasi yang muncul dari hati itulah yang coba dia terapkan di Soto Kudus Kauman. Katanya, kalau ide dan inspirasi tidak segera diterapkan, akan terus mengganjal di hati. Sehingga lahirlah strategi dagang gratis bagi ibu hamil itu di tengah maraknya penjual soto.

    Sikin ingin memunculkan brand image yang berbeda dari penjual soto lainnya. Dengan tampil beda, diharapkan mudah dikenal. “Gratis ibu hamil kali yah? Lucu, bikin orang engeh,” kata Sikin ketika Republika menyambangi salah satu cabang Soto Kudus Kauman di Karang Tengah, Jakarta Selatan, Kamis (8/12).

    Awalnya Sikin menggratiskan bagi ibu hamil hanya untuk satu mangkuk soto pertama. Namun, karena ide tersebut ternyata ditiru oleh tetangganya sesama penjual soto, Sikin lalu mengubah trik, yakni gratis bagi ibu hamil selamanya. Jadi selama pembeli itu hamil, dia gratis makan apa saja.

    Setiap hari ada saja, satu-dua ibu hamil yang datang ke gerainya. Bahkan pernah ada pelanggan yang sengaja membawa mobil berisi rombongan ibu hamil. Sikin pun tidak segan-segan menjemput rombongan ibu hamil untuk menyantap soto gratis di rumah makannya, kemudian mengantarkannya pulang lagi ke tempat asal.

    Ide yang memang muncul dari hati ternyata memang jitu untuk memberikan kesan yang mendalam di hati pelanggan. Sikin menceritakan, ada seorang ibu hamil yang kerap menyantap sotonya. Setelah anaknya lahir, ibu tersebut lalu memperkenalkan anaknya kepada Sikin. “Ini anak soto,” ujar Sikin menirukan celotehan ibu itu.

    Sikin tidak melihat strategi promosi itu dari sisi bisnis saja, tapi lebih pada sebuah penghargaan terhadap seorang ibu yang sedang mengandung. Juga sebagai penghormatan pada kaum ibu yang tengah mempersiapkan generasi baru Indonesia meskipun rasa empati itu hanya diwujudkan dengan semangkuk soto.

    Dia ingin menyambut generasi baru Indonesia dengan memberikan asupan makanan sehat yang diracik dari rempah alami. Ternyata antusiasme masyarakat demikian besar dan menjadi bahan omongan para pelanggan. Kini rumah makan Sikin tidak lagi dikenal sebagai Soto Kauman lagi, tapi lebih dikenal dengan “soto ibu hamil”.

    Ide ‘gila’ Sikin lainnya adalah makan gratis tiap Jumat pada waktu yang telah ditentukan selama satu jam. Trik ini sebagai upaya untuk lebih merakyatkan soto kudus. Selama ini soto kudus sering dianggap sebagai kuliner bagi kalangan konsumen menengah ke atas yang lebih menawarkan cita rasa. Tapi Sikin mengartikan istilah kauman untuk semua kaum. Sehingga, harganya relatif murah, hanya Rp 7.000 per mangkuk.

    Bukan sekadar janji, tapi Sikin juga ingin berbagi dengan masyarakat sekitar meskipun hanya satu hari dalam sepekan. Khusus di bulan suci Ramadhan, Sikin menggratiskan untuk berbuka puasa setiap Senin dan Kamis. Tapi ternyata ide tersebut ikut dijiplak juga oleh pedagang lain.

    Pada Ramadhan yang lalu, Sikin pun mengambil risiko yang sangat berani. Dia menggratiskan makan sahur selama satu bulan penuh. “Dagangan untung atau rugi, itu pasti, tapi rezeki itu tidak akan tertukar. Ada saja dari sumber-sumber lain,” kata Sikin yang menyebut dirinya sebagai ‘pedagang bodoh’.

    Karena waktu yang disediakan hanya sejam, tak jarang ratusan orang yang ingin makan gratis menimbulkan antrean panjang. Siap Jumat rumah makannya terlihat seperti tengah menggelar hajatan. Kalau dikalkulasi dalam rupiah, pengeluaran seluruh gerai untuk makan gratis mencapai Rp 15 juta per bulan.

    Bukan rugi, tapi pelanggannya malah bertambah banyak. Strategi promosi berani ‘rugi’ ini terbayar karena omzet yang diraih mencapai Rp 150 juta per bulan. “Alhamdulillah masih bisa menutup biaya operasional dan gaji teman-teman. Kalau ada lebihnya buat pengembangan usaha,” kata Sikin.

    Omzet bertambah, Sikin juga mendapatkan kepuasan batin saat melihat ekspresi pembeli ketika menerima nota bertuliskan ‘gratis’. Ada saja pembeli yang tidak mengetahui kalau saat itu waktunya gratisan.

    Biasanya mereka langsung terkejut, bingung, antara percaya dan tidak, kemudian meninggalkan kasir sambil tersenyum-senyum. Kemudian, banyak pelanggan yang menelepon Sikin sekadar mengucapkan terima kasih.

    Sejak merintis pada 2008 dengan modal Rp 5 juta, Sikin mengaku tidak pernah tombok modal. Malahan, tamatan strata 1 Perguruan Tinggi Ilmu Quran ini mengaku terus kebanjiran pesanan katering dari orang yang menyelenggarakan hajatan, perusahaan, dan instansi pemerintah.

    Kini gerai Soto Kudus Kauman yang dia miliki ada empat cabang yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan. Mahasiswa pascasarjana Institut Ilmu Quran ini ingin terus mengembangkan usahanya. Tapi, Sikin tidak tertarik dengan sistem waralaba karena sistem tersebut lebih mengedepankan aspek permodalannya saja. Dia lebih suka memakai istilah peluang usaha. “Kalau peluang usaha, ada rasa saling bertanggung jawab,” katanya. ed: budi raharj

    No Comments
  • Besaran Diskon Sesuai Umur di KTP

    Dalam berbisnis kalau mau untung harus berani rugi. Prinsip inilah yang dipegang Eka Agus Rachman untuk mengembangkan restoran D’Cost Seafood. Sebagai GM Promotion & PR D’Cost Seafood, Eka berani membuat strategi promosi yang tak lazim dalam dunia marketing: memberikan diskon yang besarnya sesuai umur yang tertera di kartu tanda penduduk (KTP) pelanggan.

    baca selengkapnya

    No Comments
  • Rasulullah saw. bersabda,” Jaminlah untukku 6 hal darimu, aku jaminkan syurga untukmu; benar dalam bicara, tepat janji kepada Allah dan manusia, tunaikan amanah, tutup aurot dan jaga kemaluanmu, tahan matamu dari yang haram, dan jaga tangan.:”( HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi)

    Subhanallah, Rasulullah saw. ternyata akan menjaminkan surga kepada setiap ummatnya jika mampu menghadirkan dalam keseharian akhlaknya dengan enam amalan.
    1. Benar dalam setiap pembicaraan.
    setiap kata yang keluar selalu berorientasi hikmah dan tidak ada yang sia-sia. seseorang yang benar dalam tutur kata biasanya memiliki kejernihan hati. sedapat mungkin jejeran kata selalu ada ruhiyahnya dan karenanya tak akan mengecewakan siapa pun. (QS.An-nisa:9)
    baca selengkapnya…..

    No Comments
  • Islam memang menghalalkan usaha perdagangan, perniagaan dan atau jual
    beli. Namun tentu saja untuk orang yang menjalankan usaha perdagangan
    secara Islam, dituntut menggunakan tata cara khusus, ada aturan
    mainnya yang mengatur bagaimana seharusnya seorang Muslim berusaha di
    bidang perdagangan agar mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT di
    dunia dan akhirat.

    baca selengkapnya…….

    No Comments
  • Saudaraku….
    Anak merupakan amanah
    Dari Allah Yang Maha Pemurah
    Mendidiknya bagian dari ibadah
    Meskipun bukan perkara mudah

    Ada hal yang tidak dapat dicegah
    Musibah datang tak dapat diubah
    Selain berbekal tabah
    Ikutilah Takaful Asuransi Syari’ah

    Dengan program Takaful Dana Pendidikan
    Masa depan anak kita canangkan
    Meskipun usia bukan kita yang menentukan
    Cita-cita anak insyaAllah tetap terwujudkan

    Ketika ada yang menawarkan kepada anda Asuransi apa reaksi anda?
    Menerima dan membeli polis atau menolak?
    Banyak orang yang awalnya menolak. Tapi kemudian membeli polis
    setelah mengetahui manfaat asuransi untuk masa depan keluarga.

    Ketika anda menolak asuransi apa yang akan anda katakan
    1. Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
    2. Saya masih punya cicilan kridit rumah/kendaraan
    3. Saya tidak butuh asuransi
    4. Saya diskusikan dulu dengan istri saya
    5. Saya akan membandingkan dengan asuransi lain
    6. Biarlah Tuhan yang menyediakan semua
    7. Anda terlalu memaksa saya tidak mau membeli
    8. Teman saya juga agen asuransi
    9. Saya punya uang banyak. Keluarga saya mampu kok. Gak perlu khawatir jika saya meninggal.
    10. Asuransi bertentangan dengan agama

    Jawaban atas penolakan tersebut
    1. Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
    Jika anda tidak mampu membayar semua tagihan saat anda sehat dan dapat bekerja, bagaimana mungkin anda dapat membayarnya saat anda sakit? Asuransi adalah rekening AJAIB yang akan mengurus pembayaran semua tagihan dan kebutuhan keluarga jika anda menderita sakti kritis, cacat tetap, atau meninggal dunia.
    Asuransi harus menjadi prioritas pertama.

    2. Saya masih punya cicilan kridit rumah/kendaraan
    Ketika anda memiliki kridit rumah/kendaraan, anda harus terus menerus membayar sejumlah besar uang selama 10-15 th ke depan. Anda memang dapat membayarnya ketika anda masih hidup atau sehat. Tapi apakah keluarga anda bisa membayarnya ketika anda meninggal dunia atau mengalami cacat total? Marilah pastikan keluarga anda akan tetap tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan bagi mereka untuk selamanya.

    3. Saya tidak butuh asuransi
    Apakah menurut anda seorang yang menjadi cacat tetap karena suatu kejadian membutuhkan asuransi? Apakah orang yang terkena serangan jantung dan harus mengeluarkan uang 150 juta untuk biaya operasi membutuhkannya? Apakah orang yang meninggal membutuhkannya?
    Ya ! mereka membutuhkannya tetapi tidak dapat membelinya pada saat itu. Asuransi harus dibeli pada saat anda tidak membutuhkannya. Karena anda hanya bisa membeli pada saat anda sehat. Jika anda tidak lolos kesehatan, maka anda tidak akan dapat membeli asuransi walaupun anda memiliki uang.

    4. Saya diskusikan dulu dengan istri saya
    Asuransi adalah hadiah yang terbaik yang anda berikan untuk istri anda. Anda tidak perlu mendiskusikan dengannya. Anda dapat langsung membelinya. Setelah anda menerima polis barulah anda katakan pada istri : “ kekasihku, sepanjang masa hidupku aku akan menjaga dan mencukupi segala kebutuhan keluarga, makanan, pakaian, tempat tinggal, dan pendidikan anak. Tapi jika suatu hari nanti saya meninggal maka polis ini akan mencukupi kebutuhan keluarga kita. Sebesar inilah cintaku padamu dan pada keluarga” itulah bukti cin ta anda. Istri anda akan semakin mencintai anda.

    5. Saya akan membandingkan dengan asuransi lain
    Ini adalah gagasan yang baik. Tapi tahukah anda berapa puluh perusahan asuransi?
    Jika terjadi sesuatu selama masa anda membanding-bandingkan semua
    perusahaan? Bukankah sebaiknya anda sudah dilindungi terlebih dulu?

    6. Biarlah Allah yang menyediakan semua
    Ya..anda benar.Allah telah memelihara dan menyediakan segala kebutuhan manusia.
    Tapi apakah anda hanya tinggal diam di kamar sepajang hari? Tentu tidak kan?
    Anda perlu bekerja dan merencanakan keuangan anda.

    7. Anda terlalu memaksa saya tidak mau membeli
    Ketika anak saya sakit saya akan memaksanya minum obat walaupun dia tidak suka.
    Demi kebaikan dia karena saya tahu setelah minum obat insyaAllah akan sembuh.
    Saya melakukan hal yang sama kepada anda demi kebaikan masa depan anda dan
    keluarga anda. Saya percaya bahwa semua orang butuh asuransi.

    8. Teman saya juga agen asuransi
    Jika anda memiliki teman yang baik seharusnya anda sudah punya polis. Yang
    namanya teman sejati adalah yang bisa bantu anda pada saat dalam kesusahan.
    Kalau anda masuk rumah sakit. Biasanya teman anda akan membawakan
    buah-buahan sedangkan saya membawa uang.

    9. Saya punya uang banyak. Keluarga saya mampu kok. Gak perlu khawatir
    jika saya meninggal.
    Apakah anda bisa menjamin 100 % bahwa harta anda dan keluarga anda akan
    aman dari kehancuran, kehilangan, kebangkrutan usaha? Tidak ada yang berani
    mengatakan pasti. Jika anda punya tabungan, sampai kapan keluarga anda bisa
    bertahan memanfaatkannya? Kalau keluarga anda mampu, apakah ketika anda
    meninggal mereka akan menanggung kebutuhan keluarga anda selamanya?

    10. Asuransi bertentangan dengan agama
    Apakah Allah akan menghukum anda karena telah menyediakan makanan untuk
    keluarga anda jika anda meninggal atau cacat tetap? Bahkan dosa hukumnya jika
    anda tidak menyediakan kebutuhan keluarga anda.

    “ dan hendaklah takut orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan
    yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya…
    .( QS. An Nisa’ : 9 )

    Terimakasih anda telah membaca seluruh tulisan ini semoga bermanfaat
    Semoga Allah memberi jalan yang terbaik bagi anda dan kelurga anda.

    Anda tertarik bergabung? hubungi agen kami
    Badruddin ( Takaful Financial Consultant)
    HP. 0812 2211 835 e-mail : udinbadr88@yahoo.com website. www.usahamaju.com

    lebih lanjut tentang Takaful klik www.takaful.com

    No Comments